Bagian 2. Keuntungan Beretiket Sopan di Web Sosial

Banyak keuntungan dari beretiket sosial secara sopan di web sosial. Ada tiga keuntungan utama yang akan kami sorot dan bahas, yaitu :

1. Reciprocation (Pertukaran)

2. Respect (Respek)

3. Reliability (Keandalan)

Reciprocation (Pertukaran)

Sederhananya, ini tentang memberi dan menerima. Kamu tidak ingin dikenal sebagai seseorang yang menghabiskan waktu online-nya hanya untuk mempromosikan dirinya sendiri. Apakah kamu menggunakan media sosial secara personal atau profesial, kamu harus memastikan bahwa kamu tidak semata-mata hanya membagikan kontenmu saja.

Sebuah aturan praktis yang baik adalah mempromosikan orang lain tiga kali lipat atau lebih daripada mempromosikan dirimu sendiri. Contohnya, untuk setiap postingan blog personal atau tweet yang kamu bagikan melalui jejaring sosial, bagikan dua atau tiga yang tidak terhubung denganmu dan tidak mempromosikan brand-mu tapi berguna bagi komniasmu.

Kemungkinannya ketika kamu tertarik membagikan konten dari orang lain, mereka akan berbalik tertarik padamu dan berbagi kontenmu juga. Namun bagaimanapun juga, jangan hanya berbagi dengan maksud mendapatkan balasan. Jika kamu bersikap seperti ini, kamu akan kecewa karena segala sesuatunya tidak selalu bekerja adil. Jika dilakukan dengan niat tulus untuk berbagi dan terlibat dengan komunitasmu, ini akan membuat orang lain lebih tertarik padamu. Kamu bisa terhubung dengan teman dan followers-mu, serta berkesempatan mengenal mereka lebih baik, begitupun sebaliknya.

Respect (Respek)

Beretiket yang sopan bisa menghasilkan rasa hormat dari rekan dan anggota komunitas. Pikirkan kembali aturan emas: perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Sederhana? Ya, tapi jauh melampaui itu.

Menjadi sopan dan ramah kepada orang lain menujukkan bahwa kamu menghargai mereka dan orang-orang suka dihargai. Orang akan hormat padamu lewat caramu bersikap dan dari rasa hormat itu akan datang rasa percaya. Perlu diingat bahwa rasa hormat itu dihasilkan dan tidak selalu diberikan cuma-cuma. Pikirkan orang-orang yang kamu hormati dalam hidupmu. Pikirkan cara mereka bersikap. Mereka mungkin baik pada semua orang di sekeliling mereka dan bisa kamu percaya dan andalkan.

Hargai dan bantu orang lain sehingga meraka memperlakukanmu dengan hormat. Keuntungan tambahan dengan beretiket baik adalah menciptakan pondasi yang kuat untuk komunitasmu. Ini akan membuatnya terus tumbuh. Dalam kaitannya dengan persaingan kompetitif, ketika kita hormat pada setiap orang termasuk pesaing kita, maka kita akan dihormati balik.

Perhatikan lingkunganmu dan percakapan yang berjalan di sekelilingmu lalu sesuaikan perlakumu. Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan adalah meluangkan waktu untuk memastikan interaksi sosialmu sopan dan telah dipikirkan dengan baik. Ketika kamu lakukan, itu akan membantumu membangun hubungan berharga baik secara personal maupun profesional. Jadilah berguna dan perhatian, jika kamu memerlukan bantuan, kamu akan menemukan sejumlah orang yang rela mengulurkan tangan. Kamu dinilai berdasarkan tindakanmu di web sosial. Arahkan dirimu dengan benar dan kamu pasti akan menuai manfaatnya.

Jika ada tweet ‘nyeleneh’’ dan referensi kata tidak pantas bisa memancarkan sinar negatif bagi brand-mu. Bayangkan, kamu melakukan pencarian untuk menemukan perencana pesta bagi ulang tahun adikmu. Kamu berniat mendatangi vendor yang berpengalaman merencanakan pesta di daerahmu. Setelah mengecek profile mereka di web sosial, kamu tertarik untuk mencari tahu lebih banyak informasi dari mereka. Kamu tidak yakin siapa yang harus kamu pilih, tiba-tiba kamu lihat satu dari mereka membuat lelucon dengan kata-kata kotor. Kamu tidak terhibur. Kamu lebih memilih berbisnis dengan vendor yang berperilaku profesional.

Moral dari cerita ini? Lewat kecepatan dan transparansi informasi di web sosial, kita adalah perpanjangan dari brand kita. Orang akan membuat penilaian berdasarkan informasi terbatas yang mereka lihat dan dari hasil pencarian teratas Google.

Reliability (Keandalan)

Bangunlah hubungan melalui jejaring sosial sebelum kamu benar-benar membutuhkan mereka. Ketika kamu melakukan ini, kamu akan memiliki komunitas yang bisa kamu andalkan dan anggota komunitasmu akan tahu bahwa mereka juga bisa bersandar padamu. Komunitasmu akan belajar bahwa mereka bisa mengharapkan perilaku baik darimu sepanjang waktu. Sangat penting untuk mengaturnya sedini mungkin karena terkadang, sebuah kesalahan kecil dapat menjadi tantangan besar untuk diatasi.

Sekali sesuatu hal dikeluarkan lewat web sosial, hampir tidak mungkin untuk menariknya kembali. Atur secepatnya bagaimana kamu akan bersikap dan berinteraksi secara online. Ini bisa dilakukan melalui bio profile kamu di web sosial dan paling penting dengan bagaimana kamu bersikap.

Contohnya, Foiled Cupcakes menggunakan sosial media untuk meneliti pasar, mempelajari event industri dan berhubungan dengan audiens. Mereka berinteraksi, bergaul, chat, berbagi wawasan, tips dan informasi berguna lainnya selama 3 bulan sebelum mereka memulai jual cupcakes mereka. Lewat penggunaan sosial media ini mereka menjalin beberapa hubungan hebat dan teman baru sepanjang waktu, sebelum mereka memiliki produk untuk dijual. Mereka telah melakukan branding produk mereka sendiri dengan menjadi bagian aktif dari komunitas. Karena mereka telah memiliki nama yang telah akrab di telinga dan memiliki hubungan kuat dengan audiens, maka ketika waktunya cupcakes diluncurkan di website mereka dan menjualnya, orang menjadi lebih tertarik. Komunitas tahu mereka adalah sumber daya handal.

Ingat, saat badut kelas banyak memberikan kesenangan di sekolah, mungkin dia bukanlah orang pertama yang dicari ketika membutuhkan seseorang. Itu karena mungkin dia tidak dirasakan sebagai sosok yang dapat bertanggung jawab atau diandalkan berdasarkan sikapnya.

Hal yang sama berlaku pada etiket sosial. Reliability berarti menjaga kata-katamu. Jika kamu membuat janji, penuhi. Jika kamu bilang kamu akan melakukan sesuatu, lakukan. Penuhi janjimu dan tepat waktu. Pertemuan online sama pentingnya dengan pertemuan offline.

Mengapa ini penting? Karena komunitasmu dan pelanggan potensial ingin berinteraksi dengan orang yang bisa diandalkan. Tidak ada yang ingin berbisnis dengan orang yang tidak bisa mereka percaya. Jika kamu bisa membuktikan itu, kamu dapat dipercaya melalui interaksimu dan menanggapi kekhawatiran yang timbul dengan cara sopan dan hormat, maka konsumenmu akan merasa lebih nyaman.

Mari lihat contoh sederhanya lewat Facebook. Bayangkan kamu mencari vendor kartu bisnis. Kamu mencari secara online dan menemukan dua vendor yang memliki gaya kartu bisnis yang kamu suka. Keduanya memiliki facebook page dan kamu memutuskan memeriksa mereka untuk kemungkinan adanya promosi, diskon serta mendapatkan informasi lebih banyak. Ketika meninjau facebook page mereka, kamu menyadari salah satu perusahaan lebih banyak terlibat dan interaktif dengan fans dibandingkan yang lainnya. Mereka berbincang dengan komunitas, menanggapi pertanyaan dan berbagi informasi berguna tentang hal-hal yang akan membuat kartu bisnismu lebih menonjol dari yang lain. Sedangkan perusahaan lainnya tidak memberikan fans kesempatan untuk berkomentar di wall mereka, menanyakan pertanyaan atau berinteraksi secara keseluruhan. Mereka semata-mata hanya tertarik untuk memaksa konten mereka sendiri. Pikirkan keduanya memiliki kartu ‘cantik’, siapa yang cenderung kamu pilih untuk berbisnis?

Etiket membuat semua berbeda. Komunitasmu ingin berinteraksi dan membeli dari perusahaan yang memperlakukan mereka dengan hormat dan sejak jejaring sosial diperuntukkan bagi publik, kamu berkesempatan menunjukkan pada mereka bahwa kamulah orangnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>