Personal vs Profesional. Apakah Berlaku Peraturan yang Sama ?

etiket1Seringkali di web sosial kita akan berbicara dari suara kita sendiri. Tapi, beberapa dari kita memiliki kesempatan untuk berbicara melalui suara perusahaan. Ini mungkin dilakukan melalui twitter atau facebook perusahaan, dll..

Kita telah berbicara di bagian sebelumnya tentang bagaimana beretiket yang baik sebagai individu. Sekarang mari kita tinjau bagaimana melakukannya ketika berbicara lewat suara perusahaan. Apakah berlaku juga peraturan yang sama?

Kami memulai dengan berkata, ya! Banyak berlaku peraturan yang sama dan dasarnya masih sama, tapi mari kita lihat beberapa kunci perbedaannya :

1. Pikirkan tentang “Kami” dan “Saya”. Misalnya, “Kami” sebagai perusahaan menanggapi sesuatu hal seperti “Kami pikir kamu mungkin akan menemukan ini berguna” vs “Aku pikir kamu mungkin menyukai ini”. “Kami” lebih baik digunakan untuk menyebutkan sesuatu secara umum. Jika kamu berbicara dari sudut pandang ‘brand’ dan ingin mengatakan “Aku”, pertimbangkan untuk mengidentifikasi dirimu sendiri untuk menujukkan siapa “Aku”.

2. Jangan melompat masuk dimana kamu tidak disambut.

Bagaimana kamu tahu ?

– Bertanya

– Tentukan siapa yang menjadi “tuan” percakapan

– Mengetahui siapa yang kamu jangkau sebelum melompat masuk

– Apakah percakapan menjamin tanggapan atau penjangkauan atau itu adalah percakapan orang ke orang?

– Putuskan jika akan lebih baik untuk menjangkau lewat suara personal.

3. Di beberapa situasi dimana seseorang melompat masuk mungkin akan disambut sedangkan perusahaan tidak.

Meskipun halus, ada perbedaan antara bagaimana kamu membimbing dirimu sendiri di jejaring sosial secara personal dan bagaimana kamu mewakili dirimu sendiri sebagai seorang profesional. Pikirkan tentang perilakumu di pesta seorang teman. Bandingkan dengan bagaimana kamu bersikap di pesta perusahaan. Sekarang pikirkan hal yang sama untuk jejaring sosial. Mungkin kamu lebih rileks ketika kamu mentweet dari akunmu sendiri daripada ketika kamu mewakili perusahaan. Perlu diingat, jika profilmu di web sosial menyertakan informasi tentang dimana kamu bekerja atau apa yang kamu lakukan, maka kamu telah mewakili perusahaanmu, apakah kamu berbicara dalam kapasitas resmi atau tidak.

Perlukah kamu berperilaku berbeda ketika kamu melakukan engagement di ruang sosial secara profesional daripada personal? Pilihan akhirnya adalah milikmu. Mungkin ketika menentukan jawaban, kamu seharusnya memikirkan itu ketika datang ke web sosial, apa yang kamu share bisa dengan mudah ditemukan oleh google search.

Tanpa memperhatikan apakah kamu menggunakan jejaring sosialmu untuk bisnis atau kesenangan, segala sesuatu yang kamu share memiliki potensi untuk dishare oleh orang lain – itu adalah poin keseluruhan dari web sosial. Meskipun mungkin tidak adil, seperti yang telah kita sebutkan sebelumnya, kamu bisa dan akan dinilai berdasarkan bagaimana kamu menunjukkan dirimu sendiri di dunia online (itu berarti grup apa yang kamu pilih untuk bergabung, siapa teman-teman kamu, foto apa yang kamu bagikan atau tag, dll). Jadi, pilihlah langkah terbaik secara bijak sepanjang waktu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.